Sejarah

Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Borneo Lestari merupakan sekolah tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan akademik dan vokasi di bidang kefarmasian. Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Borneo Lestari didirikan pada tahun 2013 berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 410/E/O/2013 tanggal 13 September 2013 tentang izin pendirian Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Borneo Lestari di kota Banjarbaru provinsi Kalimantan Selatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Borneo Letari di kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan.

Pada tanggal 13 Juli 2015 Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Borneo Lestari telah resmi berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Borneo Lestari berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 436/M/Kp/VII/2015 tentang Perubahan nama Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Borneo Lestari menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari yang diselenggarakan oleh Yayasan Borneo Lestari.

Perubahan nama sekolah tinggi ini didasari keinginan untuk makin memperluas cakupan bidang ilmu dalam penyelenggaraan pendidikan dan terbukanya peluang untuk membuka program studi baru dibidang kesehatan yang tidak terbatas hanya pada bidang ilmu farmasi. Selain itu juga untuk menjawab tantang dan perkembangan bidang ilmu pengetahuan khususnya dibidang kesehatan, sehingga diharapkan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Borneo Lestari ikut berperan dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa Indonesia yang lebih baik dan berkualitas serta mampu bersaing secara global.